Cari Training



Contact Expertindo

Kantor Expertindo Training
Jl. Kaliurang Km 10, Kompleks Perum Puri Gentan Asri No 11, Yogjakarta

Phone

  • 082327539001 - Tlp/SMS/WA (Triyuni Saputri)
  • 085385532986 - Tlp /SMS/WA (Nafis Afiana)
  • 081392639023 (Eli)

Fax: 0274-4532686

 

Email

mail@expertindo-training.com

expertindotraining@gmail.com







ARBITRASE & ALTERNATIF PENYELESAIAN SENGKETA AGRARIA

Home / ARBITRASE & ALTERNATIF PENYELESAIAN SENGKETA AGRARIA

Kategori:
Law


Deskripsi

      

Arbitrase adalah salah satu alternative  penyelesaian sengketa yang banyak dipilih para pihak termasuk di dalamnya pelaku usaha baik di level nasional maupun internasional. Hal ini dikarenakan cukup banyaknya keunggulan yang dimiliki lembaga ini dibandingkan metode penyelesaian sengketa melalui forum pengadilan. Berperkara didepan arbitrase dikatakan lebih cepat, murah, fleksibel, tidak birokratis, kerahasiaan terjamin, ditangani oleh para professional dibidangnya, putusannya final and binding, dan para pihak memiliki kebebasan untuk menetukan baik arbiter, tempat maupun hukum acaranya. Namun demikian apa yang tertulis dalam teori sering tidak sesuai dalam realita.  Banyak hambatan dan kelemahan pula yang dimiliki lembaga ini yang tidak  dipahami oleh para pihak yang berujung kekecewaan ketika menggunakan lembaga arbitrase. Dengan pemahaman seluk beluk arbitrase maka    pelaku usaha  dapat mengantisipasi  dan mengatasi segala hambatan dan kelemahan yang ada. Sebagai contoh  kecil  misalnya  bagaimana ketika pelaku usaha harus berhadapan dengan  institusi Negara baik itu badan-badan usaha komersial yang dimiliki Negara maupun organ public yang dimiliki oleh Negara di depan forum arbitrase ketika kontrak-kontrak berdimensi public yang dibuatnya dengan subyek tersebut bermasalah yang tentu saja yang tentu saja kondisinya berbeda ketika pelaku usaha tersebut berhadapan dengan sesama pelaku usaha swasta. Hukum arbitrase akan menjawab tantangan-tantangan ini.

Pelatihan ini merupaka pelatihan yang komprehensif yang akan menjelaskan segala aspek tentang hukum arbitrase komersial baik menyangkut kelembagaan, proses beracara, pembuatan klausul penyelesaian sengketa dalam kontrak bisnis baik nasional maupun internasional, penyusunan perjanjian arbitrase secara komprehensif , upaya perlawanan yang dapat dilakukan sebagai debitur yang tidak puas terhadap putusan arbitrase naik nasional maupun internasional , juga upaya mendapatkan pelaksanaan putusan arbitrase secara efektif dan cepat bagi pihak kreditur yang memenangkan perkara di depan forum arbitrase

.

 

Tujuan.

Setelah mengikuti pelatihan ini diharapkan peserta memahami berbagai strategi memilih, menghadapi dan memanfaatkan forum arbitrase komersial baik ad hoc maupun institusional baik arbitrase nasional maupun luar negeri atau internasional secara optimal sehingga bisa mendapatkan hasil yang memuaskan manakala menghadapi snegketa yang harus berhadapan dengan pelaku usaha lain baik swasta maupun publik dalam cakupan nasional maupun internasional

Materi

<!--[if !supportLists]-->1.      <!--[endif]-->Pendahuluan

Pengertian arbitrase , ruang lingkup, Keunggulan dan kelemahan arbitrase, macam-macam arbitrase seperti arbitrase ad hoc; BANI; ICC, UNCITRAL, ICSID, SIAC,

<!--[if !supportLists]-->2.      <!--[endif]-->Muatan-muatan penting dalam Instrumen2 hukum arbitrase komersial: new York Convention 1958, Washington Convention 1965 tentang ICSID, Model Law 1980 on International Arbitration, UNCITRAL,juga instrument hukum nasional seperti  UU Arbitrase dan ADR

<!--[if !supportLists]-->3.      <!--[endif]-->Penyusunan klausul penyelesaian sengketa dalam kontrak bisnis bagaimana membuat pilihan hukum dan pilihan forum yang tepat

<!--[if !supportLists]-->4.      <!--[endif]-->Penyusunan perjanjian arbitrase termasuk perjanjian arbitrase berdimensi publik

<!--[if !supportLists]-->5.      <!--[endif]-->Ruang lingkup dan karaketristik  arbitrase dilihat dari para pihak yang berperkara mencakup arbitrase dengan para pihak sesama privat company, atau antara private company melawan organ public  Negara, private company melawan badan usaha komersial milik Negara, atau sesame organ public milik Negara.

<!--[if !supportLists]-->6.      <!--[endif]-->Ruang lingkup, karakteristik dan contoh kasus  arbitrase dilihat dari pokok perkara mencakup perdagangan, investasi, HAKI, perbankan, industry, dan keuangan

<!--[if !supportLists]-->7.      <!--[endif]-->Pendaftaran perkara di depan forum arbitrase

<!--[if !supportLists]-->8.      <!--[endif]-->Hukum-hukum yang terkait proses arbitrase seperti governing law, curial law dan lex arbitry

<!--[if !supportLists]-->9.      <!--[endif]-->Beracara di depan forum arbitrase

<!--[if !supportLists]-->10.  <!--[endif]-->Pengakuan dan pelaksanaan putusan arbitrase

<!--[if !supportLists]-->11.  <!--[endif]-->Upaya perlawanan terhadap putusan arbitrase meliputi permohonan koreksi, permohonan penambahan dan pengurangan,  permohonan pengabaian putusan, pembatalan putusan, atau permohonan penolakan putusan arbitrase

<!--[if !supportLists]-->12.  <!--[endif]-->Arbitrase berdimensi public dalam sengketa investasi

<!--[if !supportLists]-->13.  <!--[endif]-->Imunitas kedaulatan Negara mencakup adjudicative immunity dan enforcement immunity

<!--[if !supportLists]-->14.  <!--[endif]-->Imunitas aset negara

<!--[if !supportLists]-->15.  <!--[endif]--> Perkembangan-perkembangan termutakhir dalam hukum arbitrase komersial

Studi kasus hukum arbitrase komersial

Metode

  1. Presentation
  2. Discuses
  3. Case study 

 

Fasilitas

  1. Quota minimum 2 peserta
  2. Fasilitas : Certificate,Training kits, USB,Lunch,Coffe Break, Souvenir 
  3. Untuk peserta luar kota disediakan transportasi antar-jemput dari Bandara/Stasiun ke Hotel (Bagi Perusahaan yang mengirimkan minimal 3 orang peserta). 

 

Instruktur

 Dr. Sefriani,SH,MH dan Tim

 

Setelah mengikuti pelatihan ini diharapkan peserta memahami berbagai strategi memilih, menghadapi dan memanfaatkan forum arbitrase komersial baik ad hoc maupun institusional baik arbitrase nasional maupun luar negeri atau internasional secara optimal sehingga bisa mendapatkan hasil yang memuaskan manakala menghadapi snegketa yang harus berhadapan dengan pelaku usaha lain baik swasta maupun publik dalam cakupan nasional maupun internasional