Cari Training



Contact Expertindo

Kantor Expertindo Training
Jl. Kaliurang Km 10, Kompleks Perum Puri Gentan Asri No 11, Yogjakarta

Phone

  • 082327539001 - Tlp/SMS/WA (Triyuni Saputri)
  • 085385532986 - Tlp /SMS/WA (Nafis Afiana)
  • 081392639023 (Eli)

Fax: 0274-4532686

 

Email

mail@expertindo-training.com

expertindotraining@gmail.com







COBIT 5 : Pentingnya Implementasi COBIT 5 di institusi Keuangan

Home / COBIT 5 : Pentingnya Implementasi COBIT 5 di institusi Keuangan



Deskripsi

Teknologi Informasi dapat membantu membuat keputusan pada tingkatan manajerial, akan tetapi penerapan Teknologi Informasi membutuhkan biaya yang cukup besar dengan resiko kegagalan yang tidak kecil. Untuk membuat penerapan Teknologi Informasi di dalam perusahaan dapat digunakan secara maksimal, maka dibutuhkan pemahaman yang tepat mengenai konsep dasar dari sistem yang berlaku, teknologi yang dimanfaatkan, aplikasi yang digunakan dan pengelolaan serta pengembangan sistem yang dilakukan pada perusahaan tersebut.

Sejak kemunculannya, Teknologi Informasi (Information Technology / IT) merupakan alat bantu utama bagi industri finansial untuk meningkatkan kinerja operasional. Penerapan IT yang baik dapat membantu perbankan dalam menghadapi kondisi ini. Lebih lanjutnya, IT saat ini menjadi enabler berbagai layanan berbasis IT, seperti Layanan ATM, EDC, atau e-Channel.

Investasi TI dunia berkembang dengan pesatnya tetapi realisasi IT value masih dipertanyakan melalui berbagai fenomena IT Paradox. Hasil survey Standish Group menyatakan hanya 35% proyek TI yang dinilai sukses menghantarkan value, sisanya gagal parsial atau bahkan total. Berbagai riset terkini menunjukkan kontribusi praktik IT Governance dalam meningkatkan delivery value TI bahkan mampu menunjukkan korelasi positif terhadap growth revenue perusahaan.

IT yang baik perlu dikelola dengan baik pula. Jika tidak dikelola dengan baik, maka IT dapat menjadi bumerang, karena operasional bisnis perbankan dapat terganggu jika IT mengalami kegagalan. Untuk itu, OJK (Otoritas Jasa Keuangan) berencana meningkatkan persyaratan assurance IT bagi perbankan, yang mencakup:

  • Tata kelola IT (IT Governance) yang baik
  • Peningkatan perencanaan dan investasi IT dengan Rencana Strategis IT / IT

       Masterplan dan keselarasannya dengan pengembangan dan operasional system dan

       arsitektur  teknis TI.

  • IT Risk Management & Business Continuity Plan / Disaster Recovery Plan
  • IT Audit dan continuous improvement.

COBIT 5 merupakan a set of best practice (framework) bagi pengelolaan teknologi informasi (IT management) yang secara lengkap terdiri dari: executive summary, framework, control objectives, audit guidelines, implementation tool set serta management guidelines yang sangat berguna untuk proses sistem informasi strategis.

ISACA (IS Audit Control and Association, www.isaca.org) pada tahun 2012 telah merilis satu framework integratif dari berbagai well?known referensi best practices sebelumnya menjadi 1 produk COBIT5. Melalui kerangka ini dikenalkan 37 proses, 5 prinsip, 7 enabler serta 7 step implementasi IT Governance dan Management disertai dengan metode capability assessment baru yang mengacu ke ISO15504 series.

Control Objectives for Information and Related Technology dengan versi terakhirnya adalah versi 5.0,COBIT 5 merupakan framework IT Governance yang dikeluarkan oleh ISACA dan sampai saat ini merupakan framework IT Governance yang paling populer di dunia.IT Governance memberikan panduan untuk memastikan terjadinya IT-Business Alignment, pengelolaan risiko TI secara memadai, efisiensi penggunaan sumberdaya TI dan memungkinkannya kinerja TI selalu termonitor. Implementasi IT Governance adalah satu key success factor paling krusial implementasi TI, selain ketepatan pilihan Arsitektur TI.

Control Objectives for Information and related Technology (COBIT) berguna bagi IT Managers, IT users, IT Auditor, Manajemen Puncak TI dan business managers dalam memperoleh keyakinan atas kehandalan sistem teknologi informasi yang dipergunakan. Sedangkan para manajer memperoleh manfaat dalam keputusan saat menyusun strategic IT plan, menentukan information architecture, dan keputusan atas procurement (pengadaan/pembelian) inventaris organisasi.

Control Objectives for Information and Related Technology (COBIT) dengan versi terakhirnya adalah versi 5.0, COBIT 5 merupakan framework IT Governance yang dikeluarkan oleh ISACA dan sampai saat ini merupakan framework IT Governance yang paling populer di dunia. IT Governance memberikan panduan untuk memastikan terjadinya IT-Business Alignment, pengelolaan risiko TI secara memadai, efisiensi penggunaan sumberdaya TI dan memungkinnya kinerja TI selalu termonitor. Implementasi IT Governance adalah satu key success factor paling krusial implementasi TI, selain ketepatan pilihan Arsitektur TI.

Cobit berorientasi proses, dimana secara praktis Cobit dijadikan suatu standar panduan untuk membantu mengelola suatu organisasi mencapai tujuannya dengan memanfaatkan TI. Cobit memberikan panduan kerangka kerja yang bisa mengenndalikan semua kegiatan organisasi secara detail dan jelas sehingga dapat membantu memudahkan pengambilan keputusan di level top dalam organisasi.

Pada training COBIT 5 ini akan dijelaskan dasar-dasar, prinsip-prinsip utama, interpretasi klausul, serta best practice panduan implementasi IT Governance yang efektif. Pada training ini juga akan dibahas dan diberikan sampel-sampel dokumen (Pedoman, SOP, Instruksi Kerja, Formulir) IT Governance yang berguna bagi pembangunan serta implementasi IT Governance ke depannya.

 

Tujuan

ü  Mampu melakukan penyelarasan Tujuan TI dan bisnis organisasi dan menentukan aktivitas/proses TI untuk mencapai tujuan organisasi secara efektif dan efisien.

ü  Memahami step?by?step implementasi tata kelola dan manajemen TI dengan menggunakan COBIT 5.

ü  Menjadi Champion dan change agent dalam menerapkan/mengadopsi best practice framework COBIT5 di organisasi masing-masing peserta.

 

 

Materi

  • Sesi 1 : Overview Framework COBIT 5
  • Sesi 2 : Overview Framework COBIT 5  (lanjutan)
  • Sesi 3 : Seven Enabler COBIT 5
  • Sesi 5 : Process Reference Model COBIT 5
  • Sesi 6 : Process Capability Assessment COBIT 5
  • Sesi 7 : Step?by?Step COBIT5 Implementation
  • Studi kasus COBIT 5 di institusi keuangan.
  • Pembahasan COBIT 5 di institusi keuangan.

 

Metode

Pelatihan ini menggunakan metode interaktif (sharing knowledge and discussion), dimana peserta dikenalkan kepada konsep, framework/proses dan implementasi COBIT 5, dan diberikan contoh kasus dan  aplikasi untuk melakukan proses dan implementasi COBIT 5 di institusi keuangan.

 

Fasilitas

  1. Quota minimum 2 peserta
  2. Fasilitas : Certificate,Training kits, USB,Lunch,Coffe Break, Souvenir 
  3. Untuk peserta luar kota disediakan transportasi antar-jemput dari Bandara/Stasiun ke Hotel (Bagi Perusahaan yang mengirimkan minimal 3 orang peserta). 

 

Instruktur

Buce Darmawan, S.Kom, M.T.I, CISA, CGEIT, PRINCE2, COBIT5, ITIL3, CCNA, TOGAF.

  • Buce Darmawan (Buce), mendapatkan gelar Sarjana Komputer (with honors) dari Universitas Bina Nusantara (Binus University) dengan fokus riset di Networking Technology. Berkontribusi di bidang wireless, IPv6, & cisco networking technology and software application development saat menjadi intern job training selama 3 tahun di Applied Technology Labs di Binus University
  • Buce juga meraih gelar Magister Teknologi Informasi (with honors) dari Universitas Indonesia dengan fokus riset di IT Strategic Planning, IT Architecture and IT Governance in Financial Institution dan berhasil membuktikan dengan penerapan IT Governance, IT Strategic Planning and IT Architecture yang efektif dan efisien berdampak kepada peningkatan operasional pada insitusi keuangan.
  • Buce memiliki pengalaman professional lebih dari 15 tahun. Ia berpengalaman dalam melaksanakan dan memberikan konsultansi dan training IT Audit & Assurance, IT Governance-Risk-Compliance, IT Strategic Planning & IT Architecture tidak hanya di institusi keuangan (Bank BRI dan BNI lebih dari 11 tahun) namun juga di institusi asuransi, investment bank, telekomunikasi, retail dan FMCG (Food Manufacturing and Consumer Goods), minyak dan gas.
  • Buce memiliki sertifikasi profesi keahlian Audit TI dari lembaga internasional IS/IT Auditor yaitu ISACA (IS Audit and Control Association) yaitu CISA (Certified Information System Auditor). Di samping itu ia juga memiliki profesi keahlian IT Governance yaitu CGEIT (Certified Governance of Enterprise IT) dari lembaga yang sama.
  • Tidak hanya memiliki sertifikasi profesi keahlian CISA dan CGEIT, ia juga memiliki sertifikasi CCNA (Certified Cisco Network Associate), ITIL3 (IT Infrastructure Library), COBIT5 (Control OBjective for Information related Technology), PRINCE2 (Project Management in Control Environment)
  • Saat ini ia banyak memberikan layanan konsultansi dan training di berbagai perusahaan dan lembaga pemerintah di bidang IT Strategic Planning, IT Architecture, IT Performance Management, IT Governance-Risk-Compliance, IT Audit & Assurance dan IT Service Management serta IT DRP dan BCP.