Cari Training



Contact Expertindo

Kantor Expertindo Training
Jl. Kaliurang Km 10, Kompleks Perum Puri Gentan Asri No 11, Yogjakarta

Phone

  • 082327539001 - Tlp/SMS/WA (Triyuni Saputri)
  • 085385532986 - Tlp /SMS/WA (Nafis Afiana)
  • 081392639023 (Eli)

Fax: 0274-4532686

 

Email

mail@expertindo-training.com

expertindotraining@gmail.com







PENYUSUNAN KAJIAN TEKNIS BANGUNAN UNTUK SERTIFIKAT LAIK FUNGSI (SLF)

Home / PENYUSUNAN KAJIAN TEKNIS BANGUNAN UNTUK SERTIFIKAT LAIK FUNGSI (SLF)



Deskripsi

      

Untuk terwujudnya bangunan gedung yang andal harus memenuhi persyaratan teknis administratif bangunan gedung sesuai dengan fungsinya.Oleh karena itu, Bangunan gedung sebelum dimanfaatkan harus diterbitkan Sertifikat Laik Fungsi bangunan gedung. Pemerintah daerah sesuai kewenangannya, menetapkan Sertifikat Laik Fungsi bangunan gedung. Pedoman sertifikat laik fungsi bangunan gedung ini berdasarkan  Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 25/PRT/M/2007 tanggal 9 Agustus 2007. Sertifikat laik fungsi adalah sertifikasi yang diterbitkan oleh Walikota atau Pejabat yang ditunjuk berdasarkan hasil pemeriksaan kelaikan fungsi gedung baik secara administrasi maupun teknis untuk dapat dimanfaatkan.

            SLF didapat dengan mengajukan permohonan secara tertulis kepada Kepala Dinas Pengawas dan Penerbitan Bangunan, dengan melampirkan:

  1. Kartu Tanda Penduduk (KTP).
  2. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
  3. Surat Bukti Kepemilikan Tanah.
  4. Ijin Mendirikan Bangunan (IMB).
  5. Laporan Hasil Pengkajian Teknis Bangunan Gedung.
  6.  As built Drawing Bangunan Gedung.

Masa berlaku SLF untuk bangunan hotel ditetapkan dalam jangka waktu 5 tahun.

Untuk perpanjangan SLF pada masa pemanfaatan diterbitkan oleh Pemerintah Daerah dalam jangka waktu 5 tahun (untuk bangunan hotel).

            SLF ini bisa dimiliki oleh pemilik bangunan setelah melalui serangkaian pengecekan kelayakan bangunan. Dalam Perda (Peraturan Daerah) yang khusus mengatur tentang bangunan gedung dijelaskan, beberapa hal yang harus di cek meliputi ventilasi, sanitasi, saluran air hujan instalasi listrik, pencahayaan serta kekuatan bangunan menghadapi bencana (gempa, kebakaran).

Pelatihan ini akan membahas penyusuan kajian teknis bangunan untuk pengajuan SLF

.

 

Tujuan.

 Tujuan pelatihan ini adalah memebrikan pemahan da ketrampilan peserta untuk melakukan kajian teknis bangunan sebagai salah satu syarat mendapatkan SLF, dengan melakukan evaluasi menyeluruh yang meliputi struktur, arsitektur, mekanikal, elektrikal dan fungsi bangunan, termasuk perijinan yang telah diperoleh bangunan tersebut. Metode evaluasi adalah pembandingan antara rencana, konstruksi (pembangunan) dan pemanfaatan (pasca konstruksi). Rekomendasi akan diberikan berdasarkan kesimpulan evaluasi ini

Materi

  1. Pedoman penyusunan SLF sesuai dengan  Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 25/PRT/M/2007 tanggal 9 Agustus 2007
  2. 2.      Penyusunan kajian teknis bangunan,meliputi Evaluasi dan analisis dokumen :  
  1. Gambar Perencanaan

1)      Gambar arsitektual

2)      Gambar struktur

3)      Gambar ME (Mekaikal Elektrikal)

4)      Gambar plumbing (pemipaan)

5)      Spesifikasi rencana bahan material

6)      Gambar lift dan ijin dari depnaker

7)      Gambar anti petir dan ijin dari depnaker

8)      Gambar genset

  1. Perhitungan Struktur Bangunan
  2. Hasil Pengujian Bahan Tanah

1)      Hasil pengujian beton

2)      Hasil pengujian baja

3)      Hasil pengujian tanah (sondir)

  1. Dokumentasi Pelaksanaan
  2. Ijin Mendirikan Bangunan
  3. Perijinan dari suku dinas pemadam kebakaran
  4. Kontrak listrik PLN dan hasil pengujian conduit
  5. Perijinan sumur
  6. Perijinan IPAL
  7. Hasil tes air untuk kolam renang, air minum, dan air bersih
  8. Dokumen UKL/UPL atau AMDAL
  9. Sertifikat Layak Sehat
  10. Kendala dan probem solvingnya dalam penyusunan SLF di lapangan
  11. Studi kasus

Metode

  1. Presentation
  2. Discuses
  3. Case study 

 

Fasilitas

  1. Quota minimum 2 peserta
  2. Fasilitas : Certificate,Training kits, USB,Lunch,Coffe Break, Souvenir 
  3. Untuk peserta luar kota disediakan transportasi antar-jemput dari Bandara/Stasiun ke Hotel (Bagi Perusahaan yang mengirimkan minimal 3 orang peserta). 

 

Instruktur

Tim Instruktur