Peran Literasi Teknologi Informasi Dan Komunikasi Pada Pembelajaran Jarak Jauh Di Masa Pandemi COVID-19

Peran Literasi Teknologi Informasi Dan Komunikasi Pada Pembelajaran Jarak Jauh Di Masa Pandemi COVID-19
July 12, 2021 No Comments » News adminwebsite

Banyak universitas maupun sekolah-sekolah di dunia menjalankan pembelajaran jarak jauh via internet karena pandemi coronavirus.

 

Peran Literasi Teknologi Informasi Dan Komunikasi Pada Pembelajaran Jarak Jauh

Di Masa Pandemi COVID-19

Pandemi  Covid-19  berpengaruh  besar  terhadap  berbagai  sektor,  termasuk  sektor  pendidikan. Semua   sekolah   dan   perguruan   tinggi   hampir   di   semua   negara   yang   terdampak   Covid-19 memberlakukan   kebijakan   pembelajaran   dari   rumah   atau   pembelajaran   jarak   jauh   (PJJ).   Pada penerapannya, pembelajaran jarak jauh memberikan tantangan yang berbeda bagi pengajar, pembelajar, institusi, dan bahkan masyarakat luas seperti orang tua. Pada pelaksanaanya, pengajar harus mencari dan menyiapkan berbagai cara agar materi pembelajaran bisa tersampaikan dan diterima dengan baik oleh para pembelajar. Begitu pun para pembelajar membutuhkan usaha yang lebih besar, baik secara materi, energi, maupun kesiapan psikologi. Hal tersebut dilakukan agar pembelajar dapat menerima materi pembelajaran secara maksimal.

Di era perkembangan  teknologi sekarang ini,  komunikasi  dan  informasi  yang  semakin  pesat,  pembelajaran  jarak jauh  di masa  pandemi dapat terlaksana  dengan  menggunakan  berbagai  platform,  baik  berupa learning management  system maupun  bentuk video. Learning  management  system yang  banyak digunakan diantaranya, google classroom dan porta-portal E-learning yang dimiliki oleh Sekolah atau Perguruan   tinggi.   Selain   itu,   aplikasi video yang   banyak   digunakan   selama pembelajaran  jarak  jauh  diantaranya,  aplikasi zoom,  google  meet, dan visco  webex.  Selain  aplikasi-aplikasi tersebut, Whatsapp Group pun menjadi alternatif dalam pelaksanaan pembelajaran jarak jauh. Namun, tidak sedikit pengajar dan pembelajar yang kesulitan menggunakan aplikasi-aplikasi tersebut  dikarenakan  keterbatasan  sarana  penunjang  pembelajaran  jarak  jauh,  khususnya  dukungan teknologi dan jaringan internet.

Berkaitan dengan standarisasi, International Technology Education Association(ITEA) merilis standar literasi teknologi yang meliputi berbagai kompetensi dan kemampuan pembelajar dari tingkat usia  2  sampai  12  tahun.  Standar  ini  berkaitan  dengan  kompetensi  TIK  yang  harus  ditunjukkan  oleh pembelajar   dalam   pemanfaatan   teknologi   informasi   dan   komunikasi   untuk   mendukung   proses pembelajaran. Pada bagian lain, International Society for Technology in Education(ISTE) juga merilis 7  aspek  yang  berkaitan  dengan  standar  penguasaan  teknologi  yang  harus  dikuasai  oleh  pembelajar dalam menghadapi dunia digital. Standar kompetensi dan kemampuan TIK dari ITEA dan ISTE tersebut berkaitan  erat  dengan  penggunaan  teknologi  dalam  mendukung  proses  pembelajaran.  Jika  dikaitkan pada konteks  pelaksanaan pembelajaran jarak jauh pada  masa  pandemi Covid-19 ini, standar literasi TIK  yang  dikembangkan  oleh  ITEA  dan  ISTE  bisa  menjadi rujukan  bagi  pengajar  dan  pembelajar dalam memanfaatkan teknologi untuk kelancaran pelaksanaan PJJ. Berdasarkan hal tersebut, maka pada artikel   ini   akan   dipaparkan   pentingnya   keberadaan   sistem   teknologi   dan   literasi   TIK   dalam pembelajaran  jarak  jauh  di  masa  pandemi  Covid-19.

Adapun konsep literasi pembelajaran jarak jauh di Masa Pandemi Covid-19 . Pembelajaran  jarak  jauh  merupakan  sistem  pembelajaran  yang  tidak  berlangsung  dalam  satu ruangan dan tidak ada interaksi tatap muka secara langsung antara pengajar dan pembelajar [1]. Pada   konteks pembelajaran  di  Sekolah  atau  Kampus,  pengumpulan  orang  dan  interaksi  langsung  antara  civitas akademika  (guru,  siswa,  dosen,  mahasiswa,  dan  civitas  akademik  lainnya)  dalam  satu  lingkungan sekolah atau perguruan tinggi bisa saja menjadi sarana yang memiliki potensi besar untuk terjadinya penyebaran  virus  Covid-19.  Oleh  karena  itu,  pembelajaran  jarak  jauh  menjadi  upaya  penting  dalam rangka menekan penyebaran virus secara luas, khususnya dikalangan pengajar dan pembelajar.

Literasi teknologi informasi dan komunikasi merupakan kemampuan menggunakan TIK untuk menemukan,    menilai,    menggunakan, membuat    dan    mengkomunikasikan    informasi,    dalam pelaksanaannya  kemampuan-kemampuan  tersebut  membutuhkan keterampilan  teknik. Berdasarkan  literasi  TIK  tersebut  menunjukkan  bahwa  literasi  TIK  sangat menunjang kebutuhan teknologi yang menjadi media dan sarana pelaksanaan pembelajaran jarak jauh selama  masa  pandemi  Covid-19.  Pengajar  dan  pembelajar  yang  memiliki  literasi  TIK  akan  mampu memanfaatkan  dan  mengelola  sistem  teknologi  dengan  segala  perangkatnya,  jika  hal  tersebut terjadi maka pembelajaran jarak jauh bisa terlaksana dengan baik, mulai dari proses pembelajaran, penugasan, penilaian  sampai  proses  interaksi  dan  kolaborasi  di antara  pengajar  dan  pembelajar.  Lebih  dari  itu, literasi  TIK  pun  akan  membentuk  pribadi  pengajar  dan  pembelajar  yang  bertanggung  jawab  ketika menggunakan  teknologi,  serta  mengedepankan  etika  dalam  interaksi,  komunikasi,  dan  kolaborasi selama proses pembelajaran jarak jauh.

 

Sumber :

  1. https://theconversation.com/amp/gagap-3-aspek-vital-kuliah-online-di-tengah-covid-19-bisa-perparah-gap-akses-pembelajaran-bermutu-bagi-mahasiswa-miskin-134933
  2. http://www.iste.org/standards/ISTE-standards/standards-for-teachers
  3. https://kumparan.com/hafizh-deu/pentingnya-memiliki-kecakapan-literasi-digital-di-masa-pandemi-1v2E7YGSyoZ/full
  4. https://media.neliti.com/media/publications/331350-problematika-pembelajaran-jarak-jauh-pad-f67e8dbd.pdf
Tags
About The Author

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Butuh Bantuan? Chat Dengan Kami
PT Expertindo Training
Dengan Expertindo-Training.com, ada yang bisa Kami bantu?