Pada tanggal 21 dan 22 April 2025, PT Expertindo Training sebagai perusahaan training dan consulting salah satu terbaik di Indonesia menggelar training secara offline di Jakarta. Training yang berlangsung salah satunya berjudul Sustainability Report dengan peserta yang berasal dari PT Huadian Bukit Asam Power. PT Huadian Bukit Asam Power (HBAP) adalah perusahaan patungan (joint venture) antara dua entitas besar: PT Bukit Asam Tbk (PTBA), sebuah perusahaan pertambangan batu bara milik negara Indonesia, dan China Huadian Hongkong Company Ltd., bagian dari China Huadian Corporation, salah satu perusahaan energi terbesar di Tiongkok. Adapun pembahasan training yang berlangsung ini adalah sebagai berikut.
Foto Training Sustainability Report PT Huadian Bukit Asam Power
Deskripsi
Pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk memahami, menyusun, dan mengevaluasi laporan keberlanjutan (Sustainability Report) yang sesuai dengan standar global. Peserta akan mempelajari kerangka kerja pelaporan keberlanjutan, proses penyusunan laporan, identifikasi isu material, pengumpulan dan analisis data, serta komunikasi efektif kepada pemangku kepentingan.
Tujuan:
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:
- Memahami konsep dan pentingnya laporan keberlanjutan.
- Mengetahui berbagai kerangka kerja dan standar pelaporan keberlanjutan global (GRI, SASB, TCFD, dll.).
- Mampu mengidentifikasi isu-isu material keberlanjutan bagi organisasi.
- Mampu merencanakan dan mengelola proses penyusunan laporan keberlanjutan.
- Mampu mengumpulkan, menganalisis, dan menyajikan data keberlanjutan yang relevan.
- Mampu menyusun laporan keberlanjutan yang informatif, kredibel, dan sesuai standar.
- Memahami pentingnya verifikasi eksternal laporan keberlanjutan.
- Mampu mengkomunikasikan informasi keberlanjutan kepada pemangku kepentingan secara efektif.
Materi:
- Pengantar Laporan Keberlanjutan:
- Definisi dan tujuan laporan keberlanjutan.
- Manfaat laporan keberlanjutan bagi organisasi dan pemangku kepentingan.
- Tren dan perkembangan terkini dalam pelaporan keberlanjutan.
- Hubungan laporan keberlanjutan dengan konsep ESG (Environmental, Social, Governance).
- Kerangka Kerja dan Standar Pelaporan Keberlanjutan Global:
- Global Reporting Initiative (GRI): Prinsip-prinsip pelaporan, standar universal, dan standar sektoral.
- Sustainability Accounting Standards Board (SASB): Fokus pada materialitas finansial dan standar spesifik industri.
- Task Force on Climate-related Financial Disclosures (TCFD): Pelaporan terkait risiko dan peluang iklim.
- Integrated Reporting (<IR>): Mengintegrasikan informasi keuangan dan non-keuangan.
- Standar dan inisiatif lain yang relevan (SDGs, UN Global Compact, ISO 26000).
- Perbandingan dan pemilihan kerangka kerja yang sesuai.
- Proses Penyusunan Laporan Keberlanjutan:
- Pembentukan tim pelaporan.
- Analisis pemangku kepentingan dan identifikasi ekspektasi.
- Penentuan materialitas isu keberlanjutan.
- Pengumpulan dan pengelolaan data keberlanjutan.
- Penyusunan narasi laporan.
- Desain dan publikasi laporan.
- Komunikasi dan diseminasi laporan.
- Identifikasi Isu Material Keberlanjutan:
- Konsep materialitas dalam pelaporan keberlanjutan.
- Metode dan teknik identifikasi isu material (benchmarking, survei pemangku kepentingan, analisis risiko).
- Prioritisasi isu material.
- Mendokumentasikan proses materialitas.
- Pengumpulan dan Analisis Data Keberlanjutan:
- Jenis-jenis data keberlanjutan (kuantitatif dan kualitatif).
- Sumber data internal dan eksternal.
- Metodologi pengumpulan data.
- Pengelolaan dan validasi data.
- Analisis data dan identifikasi tren.
- Penetapan target dan indikator kinerja keberlanjutan (KPIs).
- Penyusunan Konten Laporan Keberlanjutan:
- Struktur dan elemen-elemen laporan keberlanjutan yang efektif.
- Penulisan narasi yang jelas, ringkas, dan kredibel.
- Penyajian data secara visual (grafik, tabel).
- Mengaitkan kinerja keberlanjutan dengan strategi bisnis.
- Menyertakan perspektif pemangku kepentingan.
- Membuat pernyataan manajemen dan komitmen.
- Verifikasi dan Assurance Laporan Keberlanjutan:
- Pentingnya verifikasi eksternal.
- Jenis-jenis assurance (limited vs. reasonable assurance).
- Standar dan proses verifikasi.
- Memilih penyedia assurance yang kredibel.
- Manfaat dan tantangan verifikasi.
- Komunikasi dan Engagement Pemangku Kepentingan:
- Strategi komunikasi laporan keberlanjutan.
- Saluran komunikasi yang efektif.
- Melibatkan pemangku kepentingan dalam proses pelaporan.
- Menanggapi pertanyaan dan umpan balik pemangku kepentingan.
- Menggunakan laporan keberlanjutan sebagai alat dialog.
Untuk jadwal training lainnya selain Training Sustainability Report PT Huadian Bukit Asam Power di atas juga menggelar In House Training yang beritanya dapat dilihat di link berikut => In House Training.
Untuk judul dan informasi online training, kunjungi juga website PT Expertindo lainnya di alamat www.e-trainingonline.com